LAKUKAN PENILAIAN RISIKO. Setiap kali akan melakukan perjalanan
lakukan penilaian bahaya potensial terhadap keselamatan dan kesehatan. Bahaya
potensial yang harus dinilai adalah : 1. Bahaya potensial lingkungan, misal :
arus deras, gelap, hujan, dingin, panas, jalan yang sulit, dll 2. Bahaya
potensial manusia, misal: usia,pengalaman melakukan kegiatan yang akan
dilakukan, penyakit bawaan (asma,epilepsy,phobia,hipertensi,diabetes,dll),jenis
kelamin,kebugaran, dll. 3. Bahaya potensial peralatan, misal : jumlah,
berfungsi baik atau tidak, mudah digunakan atau tidak, dll 4. Bahaya potensial
metode/cara kerja, misal : ada SOP atau tidak, apakah prosedur kegiatan sudah
dinilai tingkat keselamatannya (Job Safety Analysis). Jika setiap bahaya
potensial telah diketahui maka bisa dilakukan tindakan pengendalian untuk
meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.
SIAPKAN PERALATAN DAN PERBEKALAN YANG SESUAI
PERALATAN
Setiap jenis kegiatan outdoor (luar ruang) memerlukan peralatan yang
berbeda. Misalnya : arung jeram, diperlukan inflatable boat, dayung, pelampung,
helm, dry bag. Pilihlah alat yang memenuhi kriteria keselamatan. Karena
keselamatan tidak bisa ditawar-tawar. Jangan karena ingin berhemat hasilnya
malah celaka.
PERBEKALAN
Bekal makanan, minuman dan pakaian disesuaikan dengan jenis kegiatan dan
lama perjalanan. Kegiatan di laut dan di gunung tentu memerlukan perbekalan
pakaian yang berbeda. Perjalanan 1 hari dan 1 minggu tentu memerlukan jumlah
bekal makanan dan minuman yang berbeda. Pilihlah bekal makanan yang praktis,
bergizi dan berkalori tinggi untuk mengimbangi kebutuhan kalori selama kegiatan
berlangsung.
SIAPKAN FIRST AID KIT (KIT PERTOLONGAN PERTAMA) & OBAT PRIBADI
Meskipun persiapan dan pengendalian faktor bahaya potensial telah
dilakukan, kadangkala kecelakaan atau sakit saat kegiatan berlangsung tidak
dapat dihindari. Untuk itu siapkan selalu Kit Pertolongan Pertama dan
obat-obatan pribadi/sederhana. Hati-hati memberikan obat kepada orang lain,
pastikan tidak ada alergi terhadap obat yang akan diberikan.
RENCANAKAN TUJUAN EVAKUASI DARURAT
Jika terjadi kondisi darurat, harus diketahui kemana akan dilakukan
evakuasi. Untuk itu cek Rumah Sakit atau fasilitas medis terdekat dari lokasi
kegiatan. Pastikan alamatnya, catat nomer telepon dan personil yang bisa
dihubungi jika diperlukan.
CATAT NOMOR TELEPON PENTING
Jangan lupa daftar nomor telepon penting yang harus dihubungi jika terjadi
kondisi darurat. Misal, nomor telepon kantor polisi setempat, keluarga peserta
kegiatan, RS terdekat, dll. SELAMAT BERPETUALANG !!!!!!!
By: dr Lelitasari MKK.